Kamis, 11 Maret 2010

Milan Trusss Ampe Mampuussss......


Hancur hati saiaaa melihat AC Milan kalah di kandang monyet (old trafford).....
tapi itu semua tidak membuat diri saiaa berhenti untuk bermimpi duduk di curva sud sansiro!!!!!!!!!
AC Milan bagaikan darah dalam diri saiaaa,,,selalu mengalir kedalam tubuh saiaaa.......
Rossonerri...
iL Diavollo...
saiaa ingin menyanyikan lagu ini di curva sud sansiro bersama Milanisti dseluruh penjuru dunia:::

Ingin saiiaa slaluu berteriakk FORZAAA MILAN!!!!!

Rabu, 10 Maret 2010

Menerimah Perikatan Audit dan Merencanakan Audit

• TUJUAN ATAS AUDIT LAPORAN KEUANGAN
Menerima dan Mempertahankan Klien
Standar pengendalian mutu menyediakan petunjuk profesional berkenaan dengan dengan keputusan untuk menerima dan melanjutkan klien dan perikatan, sejalan dengan standar umum dan standar pekerjaan lapangan dari auditing yang berlaku umum. Menerima dan melanjutkan klien audit melibatkan elemen-elemen penting mengenai pemahaman bisnis dan industri, materialitas, risiko audit, dan pertimbangan jasa bernilai tambah. Keputusan untuk menerima atau menolak dibuat enem bulan hingga sembilan bulan sebelum tahun fiskal klien berakhir.

Merencanakan Audit
Standar umum dan standar pekerjaan lapangan menyediakan pedoman profesional berkenaan dengan perencanaan audit. Perencanaan audit melibatkan elemen-elemen penting tentang pemahaman bisnis dan industri, materialitas, risiko audit, asersi dan bukti audit, serta pertimbangan jasa bernilai tambah. Perencanaan audit biasanya dilakukan tiga hingga enam bulan sebelum tahun fiskal klien berakhir.

Melaksanakan Pengujian Audit
Tahap ini juga disebut sebagai pelaksanaan pekerjaan lapangan, pengujian biasanya dilakukan atas ijin klien. Tujuan utama dari tahap ini adalah untuk memperoleh bukti audit mengenai kondisi ekonomi klien, efektivitas pengendalian intern, dan kewajaran laporan keuangan klien. Pengujian audit biasanya dilakukan tiga hingga empat bulan sebelum tahun fiskal klien berakhir hingga satu sampai tiga bulan setelah tahun fiskal klien berakhir.

Jumat, 05 Maret 2010

Bukti ,Tujuan,dan Program Audit, Serta Kertas Kerja

AUDIT TOP-DOWN VS. AUDIT BOTTOM-UP
Bukti audit top-down berfokus pada upaya auditor dalam memperoleh pemahamantentang bisnis dan industri, sasaran dan tujuan manajemen, bagaimana manajemen menggunakan sumber dayanya untuk mencapai sasaran, keunggulan kompetitif organisasi di pasaran, proses bisnis inti, serta laba dan arus kas yang dihasilkan.
Bukti audit bottom-up berfokus pada pengujian secara langsung atas transaksi, saldo akun, serta sistem yang mencatat transaksi tersebut yang pada akhirnya menghasilkan saldo akun. Bukti bottom-up meliputi beberapa bentuk penarikan sample transaksi, atau penarikan sample terinci yang mendukung saldo akun dan mengevaluasi kewajaran penyajian dari setiap rincian yang terakumulasi dalam laporan keuangan.

KEPUTUSAN PENTING TENTANG BUKTI AUDIT
Sifat Pengujian Audit
Sifat pengujian audit mengacu pada sifat dan efektivitas pengujian audit yang akan dilaksanakan. Prosedur audit harus dapat memberikan bukti tentang kinerja kompetitif suatu entitas atau terkait dengan tujuan audit spesifik yang ingin dicapai auditor. Auditor juga harus mempertimbangkan biaya relative serta efektivitas prosedur dalam kaitannya dalam kaitannya dengan tujuan audit yang spesifik.

Saat Pengujian Audit
Substantive Test Prior to Balance Sheet Date (SAS 45) menyatakan bahwa pengujian audit pada tanggal interim dapat memberikan pertimbangan awal tentang masalah-masalah signifikan yang dapat mempengaruhi laporan keuangan pada akhir tahun buku. Selain itu, banyak perencanaan audit dapat dilaksanakan sebelum tanggal neraca.

Selasa, 02 Maret 2010

Bourjuis kembali,,,

betul kata kk angkatan saiaa dulu waktu SMA,,mereka mengatakan masa SMA adalah masa yang sulit untuk dilupakan...Mulai dari yang tingkah laku gila samapai tingkah laku yang waras,semuanya sulit untuk dilupakan....
bila waktu ini bisa diputar,ingin rasanya kembali ke waktu SMA,masih banyak yang belum dilakukan waktu SMA...
tapiii....ya sudahlah....waktu itu terus beputar kedepan,kemasa yang akan datang dan tak akan kembali kemasa yang sebelumnya,,,lain pula kalau bermimpi,,,hahaaaaa.....

pernah dengar istilah bourjuis???kalau menurut mbah google ini::: Borjuis (kata sifat: borju) dalam sosiologi dan ilmu politik menggambarkan berbagai kelompok di seluruh sejarah. Dalam dunia Barat, di antara akhir abad pertengahan dan saat sekarang, kaum borjuis adalah sebuah kelas sosial dari orang-orang yang dicirikan oleh kepemilikan modal dan kelakuan yang terkait dengan kepemilikan tersebut. Mereka adalah bagian dari kelas menengah atau kelas pedagang, dan mendapatkan kekuatan ekonomi dan sosial dari pekerjaanpendidikan, dan kekayaan. Hal ini dibedakan dari kelas sosial yang kekuasaannya didapat dari lahir di dalam sebuah keluarga aristokrat pemilik tanah yang bergelar, yang diberikan hak feodal istimewa oleh raja / monarki. Kaum Borjuis muncul di kota-kota yang ada di akhir zaman feodal dan awal zaman modern, melalui kontrol perdagangan jarak jauh dan manufaktur kecil. Kata borjuis dan borju berasal dari bahasa Perancis, yang berarti "penghuni-kota" (dariBourg, bdk. Bahasa Jerman Burg)....Panjang kan????biasalahhh namaya juga mbah google yang berbicara...

Akuntansi Pajak Tangguhan

Latar Belakang
     Pajak tangguhan pada prinsipnya merupakan dampak PPh di masa yang akan datang yang disebabkan oleh perbedaan temporer (waktu) antara perlakuan akuntansi dan perpajakan serta kerugian fiskal yang masih dapat dikompensasikan di masa datang (tax loss carry forward) yang perlu disajikan dalam laporan keuangan dalam suatu periode tertentu.
     Dampak PPh di masa yang akan datang yang perlu diakui, dihitung, disajikan dan diungkapkan dalam laporan keuangan, baik neraca maupun laba rugi. Suatu perusahaan bisa saja membayar pajak lebih kecil saat ini, tapi sebenarnya memiliki potensi hutang pajak yang lebih besar di masa datang. Atau sebaliknya, bisa saja perusahaan membayar pajak lebih besar saat ini, tetapi sebenarnya memiliki potensi hutang pajak yang lebih kecil di masa datang.
     Bila dampak pajak di masa datang tersebut tidak tersaji dalam neraca dan laba rugi, maka laporan keuangan bisa saja menyesatkan pembacanya.               
Permasalahan
     Akuntansi Pajak Tangguhan yang diatur dalam PSAK No. 46 sudah berlaku efektif sejak 1 Januari 2001 (bagi perusahaan non-public), namun tidak bisa dipungkiri bahwa sampai dengan saat ini masih ada praktisi akuntansi yang belum familiar dengan PSAK tersebut.
     Sebelum PSAK No. 46 diperkenalkan, orientasi yang dipergunakan oleh standar akuntansi dalam Akuntansi Pajak Penghasilan lebih bersifat “income statement liability approach”, sementara pendekatan yang dipergunakan dalam PSAK No. 46 bersifat “balance sheet liability approach”. Tentunya, perbedaan orientasi tersebut menjadi kompleksitas baru bagi para akuntan, karena literatur lama dalam Akuntansi Pajak Penghasilan masih banyak yang menggunakan “income statement liability approach”. Akibatnya, perubahan pendekatan tersebut tentunya menuntut perubahan pola berpikir para akuntan dalam memahami esensi utama dari pengimplementasian PSAK No. 46.

Sekapur Sirih :::

Saya harus mengatakan bahwa isi blog ini mencerminkan pengetahuan dan kebijaksanaan kolektif.
Persis yang dikatakan oleh Goethe (
Johann Wolfgang von Goethe) dalam percakapannya dengan ilmuwan Swiss, Frederic Soret, Pada tanggal 17 Februari 1832 ::
"Siapakah saya ini? Apa yang telah saya lakukan? Saya telah mengumpulkan dan memanfaatkan segala sesuatu yang telah saya dengar dan saya alami. Karya saya telah disebarluaskan oleh ribuan orang yang berbeda-beda--> orang bijak dan bodoh, jenius dan dungu, tua dan muda. Mereka semua menawari saya keahlian dan cara hidup mereka masing-masing. Sering kali, saya ambil hasil-hasil yang dikembangkan orang lain. Karya saya adalah karya kolektif, dan membawa nama Goethe."