Rabu, 03 November 2010

Mahabbah wa Rahmah

Saya tidak tahu mengapa akhir-akhir ini gelisah di setiap kesunyian malam di kamar. Menonton televisi yang yang hampir setiap pemberitaannya memberitakan bencana alam yang menimpah negeri ini. Hati saya bergeliat terus seakan ingin mengungkapkan perasaan yang lama terbenam. Akhirnya, jari-jemari ini memulai menari diatas keyboard laptop yang satu-satunya benda berharga yang saya miliki selama kuliah di Jogja ini. Menari jari-jari ini, membentuk kalimat dalam balutan sebuah tema, yaitu cinta dan kasih sayang (Mahabbah wa Rahmah).

Inilah rasa cinta kasih yang senantiasa membuat kedua mata saya meneteskan air mata, saat saya tatap foto wajah ibu saya yang tersenyum kecil yang selalu saya pajang di meja belajar. Rasa cinta kasih yang selalu membuat kedua bola mata ini berlinang mengingat beratnya godaan dunia yang kelak akan dijumpai adik wanita tercantik yang selalu saya cintai. Rasa cinta kasih yang selalu mendorong saya untuk memohon kepada Sang Mahacinta untuk senantiasa menjaga dan menyayangi kedua wanita yang sangat saya sayangi tersebut, apabila saya dipanggil oleh-Nya terlebih dahulu.

Selasa, 02 November 2010

Pusat Tanggung Jawab : Pusat Pendapatan dan Beban

Pusat Tanggung Jawab
Definisi
Pusat tanggung jawab merupakan organisasi yang dipimpin seorang manajer yang bertanggung jawab terhadap aktivitas-aktivitas yang dilakukan.
Sifat Pusat Tanggung Jawab
Ø  Fungsi dari berbagai pusat tanggung jawab dalam perusahaan adalah untuk mengimplementasikan strategi perusahaan.
Ø  Karena setiap organisasi merupakan sekumpulan pusat tanggung jawab, maka jika setiap pusat tanggung jawab telah memenuhi tujuannya, maka cita-cita organisasi tersebut juga telah tercapai.

Hubungan antara input dan output
¨  Hubungan antara input dan output bersifat timbal balik dan langsung.
            Ex : Departemen Produksi
¨  Akan tetapi dalam situasi yang lain, input tidak secara langsung berkaitan dengan output yang dihasilkan.
            Ex : Biaya periklanan

Minggu, 31 Oktober 2010

Mantera Sakti

     Satu kekuatan lagi yang saya terimah setelah membaca sebuah novel yang sangat inspiratif dan membangkitkan semangat juang kepada siapapun yang membacanya. Itulah kenapa saya lebih menyukai membaca buku-buku yang bisa membangkitkan semangat dari pada buku-buku yang berkhayal tak tentu arah, mulai dari pertempuran, sampai ke Negeri anta beranta. Dari pada membaca itu lebih baik saya membaca buku sejarah saja yang orang banyak mengatakan kalau itu seni bernostalgia tapi menurut saya itu salah karena sejarah adalah ibrah, pelajaran yang bisa kita tarik ke masa sekarang untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik, atau membaca Buku standar pelaporan keuangan yang isinya itu sendiri di adopsi dari negeri adidaya dan karena kita bangsa Indonesia tak mau kalah maka punya standar sendiri walaupun nyontek standar bangsa lain. Ya sudahlah…

Rabu, 27 Oktober 2010

Man Shabara Zhafira

Suatu pelajaran lagi yang saya dapatkan pada minggu ini. Dan seperti biasanya,apa yang saya rasakan maka akan selalu saya renungkan dikamar sunyi ini. Pelajaran yang saya dapatkan minggu ini pada intinya mengenai kesabaran,,ya sabar,mudah untuk mengatahkannya tetapi sulit untuk dilakukan sama halnya dengan ikhlas. Perkataan sabar la yang acap kali di dengungkan oleh ibu saya,,ya sudah 2 tahun lebih saya kuliah merantau ditempat orang dan perkataan sabar la yang tidak terhitung yang saya dengar dari telinga ini. Saya yakin apa yang dikatakan oleh ibu saya itu nantinya akan membentuk jiwa saya yang lebih tangguh lagi,yang dahulunya selalu mimintak fasilitas kini berubah menjadi terbiasa tanpa fasilitas. Mungkin juga inilah salah satu keberuntungan saya yang dibesarkan oleh orangtua yang berdarah bugis yang mendidik anaknya dengan keras tanpa ampun,,apa yang diinginkan tak akan mudah diberikan begitu saja,harus penuh dengan perjuangan untuk mendapatkannya dan bertanggung jawab setelah meendapatkannya.

“Man shabara Zhafira”, Siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang terjadi didepan. Karena yang kita tujuh bukan sekarang, tapi ada yang jauh lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misinya dalam hidup.

Kamis, 21 Oktober 2010

Bukan beban berat yang membuat kita stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut

Setiap individu manusia mempunyai beban yang harus dipikul dalam hidupnya. Begitu juga saya dan anda.
Anak pertama,kedua,ataupun bungsu sekalipun. Jangan pernah mengatakan kalau anak pertama saja yang mempunyai beban begitu berat tapi anak kedua ataupun si bungsu sekalipun juga ada beban yang menjadi tanggungannya. Belum lagi ketika kita menjadi seorang bapak ataupun seorang ibu,,itupun juga ada beban yang harus mereka pikul. Yang terjadi pada saya saat ini adalah menjadi anak pertama dan saya stres karena saya berlebihan memikirkan beban yang orangtua saya berikan,,beban tersebut terasa berat bagi saya. Tetapi setelah mendengar nasehat orang tua,membaca buku motivasi dan tentunya merenung dikamar ternyata semua itu adalah salah besar!!!!

Sekapur Sirih :::

Saya harus mengatakan bahwa isi blog ini mencerminkan pengetahuan dan kebijaksanaan kolektif.
Persis yang dikatakan oleh Goethe (
Johann Wolfgang von Goethe) dalam percakapannya dengan ilmuwan Swiss, Frederic Soret, Pada tanggal 17 Februari 1832 ::
"Siapakah saya ini? Apa yang telah saya lakukan? Saya telah mengumpulkan dan memanfaatkan segala sesuatu yang telah saya dengar dan saya alami. Karya saya telah disebarluaskan oleh ribuan orang yang berbeda-beda--> orang bijak dan bodoh, jenius dan dungu, tua dan muda. Mereka semua menawari saya keahlian dan cara hidup mereka masing-masing. Sering kali, saya ambil hasil-hasil yang dikembangkan orang lain. Karya saya adalah karya kolektif, dan membawa nama Goethe."