Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) SA Seksi 330 (PSA No.
07) mengatur mengenai Proses Konfirmasi dalam pelaksanaan audit. Paragraf 4
mendefinisikan konfirmasi sebagai proses pemerolehan dan penilaian suatu
komunikasi langsung dari pihak ketiga sebagai jawaban atas suatu permintaan
informasi tentang unsur tertentu yang berdampak terhadap asersi laporan
keuangan. SA Seksi 326 mendefinisikan
asersi sebagai pernyataan yang dibuat oleh satu pihak yang secara implisit
dimaksudkan untuk digunakan oleh pihak lain (pihak ketiga). Untuk laporan
keuangan historis, asersi
merupakan pernyataan dalam laporan keuangan oleh manajemen sesuai dengan
prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Konfirmasi dilaksanakan untuk memperoleh bukti dari pihak ketiga
mengenai asersi laporan keuangan yang dibuat oleh manajemen. Pada dasarnya,
bukti audit yang berasal dari pihak ketiga dianggap lebih dapat diandalkan
dibandingkan dengan bukti yang berasal dari dalam perusahaan yang sedang
diaudit. SA Seksi 326 (PSA No.07) tentang Bukti Audit menyatakan bahwa, pada
umumnya, dianggap bahwa “Bukti audit yang diperoleh dari sumber
independen di luar entitas memberikan keyakinan yang lebih besar atas keandalan
untuk tujuan audit independen dibandingkan dengan bukti audit yang disediakan
hanya dari dalam entitas tersebut.”
Kamis, 20 Oktober 2011
Rabu, 12 Oktober 2011
Konsinyasi
Biasanya jumlah calon pelanggan
maupun pelangggan pada setiap wilayah adalah terbatas, maka untuk meningkatkan
volume penjualan adalah dengan memperluas daerah pemasaran. Ada banyak cara untuk meningkatkan volume
penjualan antara lain: dengan penjualan cicilan, konsinyasi, agen maupun
cabang. Pada pertemuan kali ini khusus membahas mengenai akuntansi konsinyasi.
Konsinyasi merupakan suatu perjanjian dimana salah satu pihak yang memiliki barang menyerahkan
sejumlah barang kepada pihak tertentu untuk dijualkan dengan harga dan syarat
yang diatur dalam perjanjian. Pihak yang menyerahkan barang (pemilik) disebut
Konsinyor / consignor / pengamanat. Pihak yang menerima barang Konsinyasi
disebut Konsinyi / Consigner / Komisioner. Bagi konsinyor barang yang
dititipkan kepada konsinyi untuk dijualkan disebut barang konsinyasi
(konsinyasi keluar/consigment out)
Sabtu, 03 September 2011
Pengertian dan Pandangan Tentang Gender
Pengertian
gender menurut Mansour Fakih (1999) adalah pengolongan secara gramatikal
terhadap kata-kata benda dan kata-kata lain yang berkaitan dengannya, yang
secara garis besar berhubungan dengan keberadaan dua jenis kelamin serta
ketiadaan jenis kelamin atau kenetralan.
Pandangan
mengenai gender dapat di klasifikasikan pertama : ke dalam dua model yaitu equity
model dan complementary contribution model, kedua : ke
dalam stereotype yaitu sex-role stereo type dan managerial
stereo types (Gill Palmer dan Tomiselvi Kondasaami, 1997).
Lehman (1990), mengemukakan bahwa stereotypical personality
maskulin (kepemimpinan, personalitas yang kuat, dan ossertiyeness)
secara umum mempunyai rangking yang tinggi untuk kantor angkutan publik lebih
lanjut. Maupin (1993), mengemukakan bahwa pengaruh negatif stereotype
pada wanita di kantor publik adalah di sebabkan oleh situation-centered
dan person-centered.
Rabu, 17 Agustus 2011
Untuk Negeri ini
Allah
SWT berfirman: "Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan
bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan
bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka
disebabkan perbuatannya.(QS. al-A'raf: 96).
Rating:5
Rating:
Rabu, 06 Juli 2011
Nilai Waktu Uang
v Tingkat Bunga
Nilai
uang Rp 1.000,- sekarang berbeda dengan nilai uang Rp 1.000,- lima tahun lagi.
Uang Rp 1.000,- yang diterima sekarang mempunyai kesempatan untuk menghasilkan
bunga. Apabila semua aliran kas didunia ini sudah pasti, maka tingkat bunga
dapat digunakan untuk menyatakan nilai waktu uang. Kenyataannya dalam kehidupan
bisnis terdapat ketidakpastian aliran kas tersebut. Untuk itu perlu menambah
suatu premi risiko pada tingkat bunga sebagai kompensasi adanya ketidakpastian
tersebut. Sebagian besar keputusan
keuangan selalu mempertimbangkan nilai waktu uang. Oleh karena itu, perlu bagi
kita untuk mengerti betul tentang nilai waktu uang.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)